"Buku ini juga bicara tentang makna hakiki di balik kesia-siaan. Bicara tentang politik—bahkan politik praktis. Tentang masalah-masalah kekinian dalam suatu dunia yang banyak tuntutannya, sementara kesia-siaan senyum mengejek di baliknya.Gambaran penguasa yang tidak punya harkat maupun hikmat disajikan mencolok—dikelilingi oleh orang-orang berakhlak bobrok."